Oleh Eka Rinika Tanyakan pada Koruptor Mau dibawa kemana uang rakyat Mengapa setelah merampok mengibas senyum di beranda kaca Tanyaka...
Tanyakan pada Koruptor
Mau dibawa kemana uang rakyat
Mengapa setelah merampok mengibas senyum di beranda kaca
Tanyakan pada Koruptor
Mengapa selalu menelan hak-hak rakyat
Kebahagian sendiri baginya adalah lebih penting
Padahal kebahagian itulah kenistaan sejati
Tanyakan pada Koruptor
Mengapa tak risaukan jeritan si jelata
Menangis dalam perihnya kehidupan
Tanyakan pada Koruptor
Mengapa menghilang dalam janji
Mengapa memberi harapan bertubi
Tanyakan pada Koruptor
Suap menyuap adalah arena kejahatan
Menyediakan gratifikasi bila selesai berhajat
Tanyakan pada Koruptor
Mengapa mengharu biru dalam reality show
Mengumbar biografi kehidupan seolah malaikat
Padahal si Fir’aun
Tanyakan pada Koruptor
Mengapa mesti berjalan di atas red karpet
Padahal jalanan rakyat becek tak beraspal
Tak mau dijejakinya
Tanyakan pada Koruptor
Mengapa tak soalkan si penyandang cacat untuk disantuni
Mengapa berfoya-foya dengan wanita malam
Tanyakan pada Koruptor
Mengapa tak membuka jendela saat rakyat menengadah tangan
Mengapa begitu angkuh dan arogan
Tanyakan pada Koruptor
Bila rakyat diam
Bukan berarti kehidupan kan punah
Tanyakan pada Koruptor
Tahujudnya rakyat adalah doa-doa
Agar niscaya Koruptor masuk penjara keabadian
Penulis adalah aktivis GaSAK Bireuen dan Anggota LPMSA Universitas Almuslim